Di Grup WA RVL, bertebaran para penulis puisi, tidak hanya prosa (cerpen, artikel, pentigraf, dan sebagainya).
Pusi yang ditulis pun beragam. Ada puisi lama seperti pantun dan karmina, ada pula puisi baru, kontemporer, dan genre puisi hasil kreativitas penyair atau akademisi.
Berikut satu di antara puisi yang muncul di grup WA Rumah Virus Literasi karya Pak Suprihationo Sardi.
Sajak Mulut Harimau
Oleh: Suprihationo Sardi
Aku bertanya :
Ada apa dengan mulut harimau?
bibir bawahnya sedikit menjorok ke dalam
misai tak pernah dihitung jumlahnya
taringnya tajam melekat kuat di rahang
lidahnya tak bertulang
ada aroma anyir darah
harimau tak pernah gosok gigi
tertawanya pongah
ha…, haa…, haa…!
Aku takut dengan senyum dan aumannya
menggelegar pongahnya mengalahkan gajah
kadang hanya nyengir pamer gigi emasnya
lurik kulitnya bagai sarung gajah duduk
pada hal gajah duduk pun tak pakai sarung
tak pongah meski tak pakai kopyah
Harimau sirkus mau belajar tidak pongah
ikuti komando pawangnya
dan dia tetap pongah !
ha…, haa…, haa…!
pongah harimau viral di medsos
melanglang buana gaduhkan nuansa bertetangga
Sang pawang kesal menyumpahnya
bak kumpulan diksi sumpah serapah di tempat sampah
mulutmu harimaumu
candaanmu stand up komedi belaka
tak bermakna dalam keberagaman sesama
biarpun tanpa air mata buaya
terstigma: harimau pongah sakit parah !
gelisah lupa arah
Jaga mulutmu!
berkatalah yang baik-baik saja atau diam,
diammu adalah emas
itu pesan Rasul pembawa risalah-Nya.
Miroto, 11 Desember 2024
Disalin apa adanya, tidak ada penyuntingan ejaan atau apa pun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar